5/12/17

Descriptive Text Singkat tentang Sumur Biopori

Hi Cliffers!

Bagaimana kabar sobat cliffers menjelang weekend kali ini? apakah Anda disibukkan dengan tugas sekolah yang menumpuk? Pelajaran Bahasa Inggris? Descriptive Text? well wordcliff.com punya apa yang Anda butuhkan. Kali ini wordcliff.com menyajkan descriptive text tentang sumur biopori. Apa itu sumur biopori? Sumur bipori adalah sumur yang memiliki biopori. #krik. Well, penjelasan dan deskripsi tentang apa itu akan wordcliff.com jelaskan secara singkat pada descriptive text singkat tentang sumur bipori dibawah ini.

Check this out.

Oiya, wordcliff.com seperti biasanya menampilkan text terjemahnya juga loh.

Descriptive Text Singkat tentang Sumur Biopori

Descriptive Text - Biopores Well
media.rooang.com
Bio-Pores Well Going Well 
Time after time shows that flooding is one of the most common problems in Indonesia. In some other cases, rainy season becomes one of the causes of flood. On the other side, the dry season causes drought or lack of water in some areas, especially Indonesia. Well, it turns out that a simple technology called bio-pores proven to be able to overcome the flood problem as well the dry catastrophe.
Naturally, bio-pores are small holes due to the activity of organisms in the soil such as worms or movement of roots in the soil. The hole will contain air which then become the place of the water to flow. So rainwater does not go directly into the sewer, but it seeps into the soil through the small holes (bio-pores). This is the main point of the existence of bio-pores. 
In urban areas, the existence of trees increasingly displaced by the buildings. The chance of the flood and water drought is literally high due to the lack of absorbing containment such as healthy ground and garden with a lot of trees. This condition may highly impact the situation that the water would flow to the river, landfill, or water disposal. Therefore, there is no chance of absorbing water which directly affect the ground water absorbing capability. The ground surface covered with moss also causes water to not penetrate to the ground. To overcome these problems, people tries to to solve these problem by creating small but deep absorption holes known as bio-pores. this innovation of decreasing the possibility of flood can be applied anywhere in terms of soiled ground. Those who don't have a wide areas, garden, or sort of that thing can apply this innovation on the front yard, backyard, or garden at home. Bio-porese are generally made in 100-200cm deep, and 10 - 15 cm diameters. It also requires 50 - 100 cm distance between each holes. Many people uses various kind of tools to create bio-pores. Generally, it uses a large modified iron pole planted in the ground and then pulled out so that it creates a hole. The size of the is heavily depend on the size of tube used in this case. After that A large iron pole planted in the ground and then pulled out. After that, the hole will be covered with a hard plastic layer that has a lot of holes so as to minimize unwanted impurities into the hole.

Terjemah Descriptive Text Singkat tentang Sumur Biopori


Sumur Biopori
Dari waktu ke waktu menunjukkan bahwa banjir merupakan salah satu masalah yang paling umum terjadi di Indonesia. Dalam beberapa kasus lainnya, musim hujan menjadi salah satu penyebab banjir. Di sisi lain, musim kemarau menyebabkan kekeringan atau kekurangan air di beberapa daerah, terutama di Indonesia. Nah, ternyata teknologi sederhana yang disebut bio pori terbukti bisa mengatasi masalah banjir sekaligus bencana kekeringan.
Bio-pori-pori adalah lubang kecil tempat aktivitas organisme di dalam tanah seperti cacing atau pergerakan akar di dalam tanah. Lubang akan berisi udara yang kemudian menjadi tempat air mengalir. Jadi air hujan tidak langsung masuk ke selokan, tapi merembes ke dalam tanah melalui lubang kecil (bio-pori). Inilah titik utama keberadaan bio-pori.
Di daerah perkotaan, keberadaan pohon semakin tergusur oleh bangunan. Kemungkinan banjir dan kekeringan air semakin tinggi karena kurangnya keberadaan tempat untuk penyerapan air dan lahan hijau. Kondisi ini sangat mempengaruhi keberadaan air yang langsung akan mengalir ke sungai, tempat pembuangan sampah, atau pembuangan air tanpa melalui proses penyerapan. Oleh karena itu, keadaan seperti disebutkan diatas akan mengurangi kesempatan penyerapan air. Permukaan tanah yang ditutupi semen dan aspal juga menyebabkan air tidak tembus ke tanah. Untuk mengatasi masalah ini, orang mencoba memecahkan masalah ini dengan menciptakan lubang penyerapan kecil namun efektif untuk menyimpan dan meningkatkan kemampuan serap tanah yang dikenal sebagai bio-pori. Inovasi memungkinkan penurunan kemungkinan banjir yang bisa diterapkan dimanapun dari segi tanah apapun di daerah perkotaan. Bagi warga yang tidak memiliki area yang luas, taman, atau semacam itu bisa menerapkan inovasi ini di halaman depan, halaman belakang, atau kebun di rumah. Bio-pori umumnya dibuat dengan kedalaman 100-200cm, dan diameter 10 - 15 cm. Bio-pori ini juga membutuhkan jarak antara 50 - 100 cm di antara masing-masing lubang. Banyak orang menggunakan berbagai jenis alat untuk membuat bio-pori. Umumnya, para warga menggunakan tiang besi besar yang sudah dimodifikasi untuk kemudian ditanam kedalam tanah dan kemudian ditarik keluar sehingga menciptakan lubang. Ukurannya sangat bergantung pada ukuran tabung yang digunakan dalam pembuatannya. Setelah itu, lubang tersebut akan ditutupi dengan lapisan plastik keras yang memiliki banyak lubang sehingga bisa meminimalkan kotoran yang tidak diinginkan ke dalam lubang.

Bagaimana? tertarik untuk membuat sumur biopori dirumah Anda? well, sebelum itu baca dulu contoh descriptive text ini ya. Dan wordcliff.com juga menyediakan banyak contoh text yang bisa Anda tengok dan pelajari apabila Anda membutuhkan. Jangan lupa untuk cek postingan kami tentang Descriptive Text tentang Plastik Ramah Lingkungan. Semoga bermanfaat.

Ciao 





Descriptive Text Singkat tentang Sumur Biopori Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Admin

0 komentar:

Post a Comment